Catering Aqiqah Jakarta Selatan Murah Mulai 1 Juta an

(Aqiqah Consultant)

0813 1419 0220

(WhatsApp / Telp)

Mohon Sebelum Telp Kami , Agar Gunakan WhatsApp  Terlebih Dulu. WhatsApp Yang Masuk Langsung Kami Balas Cepat

Kami Online Sampe Jam 12 Malam. Silahkan WhatsApp Kami

Klik Tombol Dibawah Ini Untuk Chatting Dengan Kami

Tanpa Perlu Repot Ketik Dan Simpan Nomer HP Kami


Adab Menyambut Kelahiran Bayi Dengan Aqiqah

Pada dasarnya melaksanakan aqiqah bukanlah suatu hal yang memaksa dan tetap akan menjadi tanggungjawab orang tua. Memang ada saran bahwa sebaiknya pelaksanaannya adalah pada hari ke tujuh kelahiran bayi tersebut, tetapi masih banyak yang bertanya apakah melakukan aqiqah saat sudah dewasa diperbolehkan atau tidak.

Melaksanakan Aqiqah Ketika Sudah Dewasa

Rasulullah SAW telah bersabda bahwa setiap anak yang tergadaikan dengan aqiqahnya, seyogyanya disembelihkan untuknya pada hari ke tujuh, digundul rambutnya serta diberi nama. Sehingga melaksanakan salah satu sunnah ketika menyambut kelahiran bayi ini disepakati oleh para ulama adalah pada hari ke tujuh setelah kelahirannya. Jika luput dari hari ke tujuh kelahiran bayi tersebut maka Ulama Malikiyah berpendapat bahwa aqiqah bayi ini menjadi gugur, tetapi Ulama Hambali berpendapat bahwa jika tidak bisa dilakukan pada hari ke tujuh maka sebaiknya dilaksanakan pada hari ke 14.

Hukum dari pelaksanaan aqiqah ini adalah sunnah muakkad dan menjadi tanggungjawab ayah sebagai pemberi nafkah anak. Namun pelaksanaan yang tidak memaksa juga bisa disesuaikan dengan kemampuan orang tua pada saat kelahiran anaknya. Jika memang saat bayi tersebut lahir namun orang tuanya dalam keadaan tidak mampu maka tidak masalah jika tidak dilakukan sembelih hewan dan mencukur rambutnya sesuai rukun yang telah ditentukan. Sehingga untuk melakukan aqiqah pada diri sendiri tidak perlu dilakukan karena bagian ini adalah tetap akan menjadi tanggungjawab seorang ayah.

Adab Menyambut Kelahiran Bayi

Ketika ada kelahiran bayi dalam sebuah keluarga tentu hal tersebut adalah karunia yang diberikan oleh Allah SWT dan harus disyukuri. Maka dalam menyambut kehadiran lahirnya seorang bayi tentu ada adab yang sebaiknya dilakukan oleh keluarga tersebut yaitu sebagai berikut :

  • Memperdengarkan suara adzan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri pada bayi baru lahir

  • Membacakan doa di kedua telinganya

  • Mengoleskan langit-langit mulut bayi menggunakan kunyahan makanan yang manis seperti kurma atau pisang

  • Memberikan nama pada bayi tersebut di hari ke tujuh kelahirannya

  • Mengadakan walimatul aqiqah dan tasyakuran atas kelahiran bayi di hari ke tujuh sekaligus mencukur rambutnya setelah menyembelih hewan

  • Memberikan sedekah seberat rambut yang dicukur dengan uang yang nilainya setara dengan perak

  • Menyedekahkan daging yang disembelih untuk aqiqah kepada fakir miskin, tentu dalam hal ini aturannya adalah harus sudah dalam bentuk makanan matang

Melaksanakan adab dalam menyambut kelahiran seorang bayi maka akan membawa keberkahan untuk bayi dan keluarga. Selain itu merupakan ungkapan rasa syukur sekaligus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara yang dianjurkan dalam Islam. Sehingga pelaksanaan aqiqah ini juga menjadi salah satu adab dalam menyambut kelahiran seorang bayi sesuai ajaran agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *