Catering Aqiqah Jakarta Utara- Murah Mulai 1 Juta an

(Aqiqah Consultant)

0813 1419 0220

(WhatsApp / Telp)

Mohon Sebelum Telp Kami , Agar Gunakan WhatsApp  Terlebih Dulu. WhatsApp Yang Masuk Langsung Kami Balas Cepat

Kami Online Sampe Jam 12 Malam. Silahkan WhatsApp Kami

Klik Tombol Dibawah Ini Untuk Chatting Dengan Kami

Tanpa Perlu Repot Ketik Dan Simpan Nomer HP Kami


Aqiqah Untuk Menyambut Kelahiran Seorang Bayi

Dalam Islam setelah kelahiran seorang bayi maka selanjutnya harus dilaksanakan aqiqah sesuai dengan aturan agama yang berlaku. Melaksanakan aqiqah ini juga berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT serta mensyukuri nikmat yang telah diberikan yaitu karunia seorang anak. Sehingga memang pelaksanaan kegiatan ini harus berdasarkan adab yang telah ditentukan dalam agama.

Pengertian Aqiqah

Menurut ajaran Islam, aqiqah adalah menyembelih hewan pada hari ketujuh kelahiran seorang bayi serta kemudian mencukur rambut bawaannya dari lahir. Maka dua kegiatan tersebut yaitu menyembelih hewan dengan mencukur rambut bayi adalah makna yang utama dan harus dilakukan dengan baik dan benar.

Untuk hukumnya secara agama berdasarkan pendapat yang paling kuat adalah sunnah muakkad karena Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa di antara kalian yang ingin menyembelihkan bagi anaknya, maka silahkan lakukan.” Sehingga adanya hal tersebut membuat perintah yang asalnya wajib menjadi sunnah.

Persyaratan Kambing Untuk Aqiqah

Pada dasarnya hewan kambing yang akan disembelih untuk kebutuhan acara aqiqah syaratnya sama dengan hewan untuk sembelih qurban. Selain itu anda juga harus memastikan hewan yang akan disembelih kondisinya sehat dan tidak ada bagian tubuhnya yang cacat. Ada perbedaan jumlah untuk bayi laki-laki dan perempuan yang perlu diperhatikan dengan baik. Untuk bayi laki-laki hewan yang disembelih adalah dua ekor, namun jika memang dirasa terlalu berat maka satu ekor saja sudah dianggap sah, sedangkan untuk bayi perempuan hanya satu ekor kambing yang sudah memenuhi persyaratan untuk dijadikan sebagai hewan aqiqah.

Mengenai pembagian daging hewan yang sudah diqurbankan untuk aqiqah juga sama saja dengan daging dari hewan qurban. Sebagian bisa dikonsumsi sendiri oleh keluarga yang melaksanakan aqiqah dan kemudian sebagian lainnya dibagikan kepada fakir miskin dan tetangga sekitar. Namun jika anda ingin memberikan seluruh daging hewan tersebut ke tetangga dan fakir miskin masih diperbolehkan serta tidak ada larangan untuk itu. Sehingga untuk masalah pembagian daging hewannya bisa disesuaikan saja dengan keinginan keluarga masing-masing.

Ada pula pendapat menurut Syaikh Jibrin untuk daging hewan yang disembelih tersebut sunnahnya dimakan sepertiga, dihadiahkan sepertiga dan sepertiga lainnya disedekahkan pada kaum muslimin. Diperbolehkan pula untuk menyedekahkan sebagian kemudian mengundang keluarga, tetangga serta kerabat lainnya untuk memakan sebagian bersama-sama, inilah kebiasaan yang belakangan ini banyak dilakukan keluarga modern sehingga bisa sekaligus menjadi acara berkumpulnya serta silaturahmi dengan keluarga serta kerabat lainnya untuk menyambut kelahiran anggota baru di dalam keluarganya. Hal yang membedakan dengan daging qurban biasa adalah sebaiknya daging hewan yang diniatkan untuk aqiqah dibagikan dalam keadaan sudah matang atau diolah menjadi masakan sehingga bukan dalam keadaan masih daging mentah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *